Sabtu, 27 Oktober 2012
Senin, 22 Oktober 2012
PENGARUH BURUK PADA DAGING BABI
BAHAYA DAGING BABI
Pernahkah melihat bagaimana kehidupan babi dalam kesehariannya? pernahkah melihat bagaimana babi makan?
Suatu pagi seorang ibu dengan berbekal ember hitam berkeliling komplek mengorek-ngorek isi tong sampah, mencari-cari sisa makanan yang sudah dibuang pemilik rumah pada malam harinya. Dengan setumpuk pertanyaan, dengan seksama memperhatikan dari balik kaca jendela, wanita paruh baya itu tanpa rasa risih ataupun jijik terus mengorek dan membulak balikan setiap tong sampah yang dia laluinya. Mengambil sisa nasi, tulang ikan dan semua jenis makanan yang masih bisa diambil, meskipun bau menyengat dari tong sampah, mereka tetap berusaha mengumpulkannya.
Setelah diketahui ternyata sisa-sisa makanan yang mereka ambil dari tong sampah itu ternyata untuk memberi makan babi peliharaannya.
Bagi sebagian orang, beternak babi sangatlah menguntungkan, karena babi akan melahirkan dua kali dalam setahun dan dalam sekali melahirkan antara 8-20 ekor anak babi. Namun sekalipun sangat menguntungkan ada sisi kemudharatan yang ditimbulkannya bagi manusia.
Berdasarkan penelitian para dokter, mengkonsumsi daging babi bisa mengakibatkan terjangkitnya berbagai penyakit seperti arteriosclerosis (penyempitan pembuluh nadi), angina pektoris (kejang jantung), penyempitan pembuluh darah, cholecytitis (radang kantung empedu) dan gangguan saluran pernafasan.
Hal ini disebabkan karena didalam daging babi terdapat satu jenis cacing yang penularannya belum bisa dihentikan. Cacing ini bernama trichinella czcing ini terdapat dalam selaput yang menyerupai kantung kecil berisi cairan yang mengandung makanan baginya. Larva-larva cacing yang berkembang tersebut memiliki keistimewaan antara lain dapat menembus dan mengeluarkan zat yang dapat menghancurkan, melubangi dan merusak tulang. Semua itu disebabkan hanya dengan memakan sepotong daging babi yang mengandung cacing tersebut, lalu bagaimana jika dalam daging babi itu terdapat puluhan cacing?
Biasanya penderita akan merasakan pening, dan terserang reumatik, sebab cacing tersebut menggerogoti dan mengikis tulang.
Selain cacing trichinella, dalam daging babi terdapat pula cacing pita yang disebut Taenia Solium. Cacing pita ini jika sudah masuk kedalam tubuh manusia, maka ia akan menempel pada usus dengan dua baris duri yang ada disekitar kepalanya. Duri-duri tersebut akan merobek selaput didalam usus. Virus yang disebarkan babi bisa mengakibatkan Influenza babi atau yang lebih dikenal dengan istilah flu babi.
Mikroba semonila babi yang menyebabkan demam typhoid (tipus) dan paratyphoid. Mikroba spirochete yang menyerang babi dan berpindah kepada manusia.
Dengan bermacam penyakit yang dapat ditimbulakan dari penyebaran virus dan mikroba dari babi ini menjelaskan bahwa daging babi sangat berbahaya jika dikonsumsi, maka dari itu cukup alasan mengapa Islam mengharamkan babi untuk mengkonsumsi.
Belajar bijaksana dalam mengkonsumsi makanan tidaklah rugi untuk alasan kesehatan kini dan nanti, masih banyak makanan sehat lainnya yang Allah ciptakan yang benar-benar aman untuk kita santap.
Pernahkah melihat bagaimana kehidupan babi dalam kesehariannya? pernahkah melihat bagaimana babi makan?
Suatu pagi seorang ibu dengan berbekal ember hitam berkeliling komplek mengorek-ngorek isi tong sampah, mencari-cari sisa makanan yang sudah dibuang pemilik rumah pada malam harinya. Dengan setumpuk pertanyaan, dengan seksama memperhatikan dari balik kaca jendela, wanita paruh baya itu tanpa rasa risih ataupun jijik terus mengorek dan membulak balikan setiap tong sampah yang dia laluinya. Mengambil sisa nasi, tulang ikan dan semua jenis makanan yang masih bisa diambil, meskipun bau menyengat dari tong sampah, mereka tetap berusaha mengumpulkannya.
Setelah diketahui ternyata sisa-sisa makanan yang mereka ambil dari tong sampah itu ternyata untuk memberi makan babi peliharaannya.
Bagi sebagian orang, beternak babi sangatlah menguntungkan, karena babi akan melahirkan dua kali dalam setahun dan dalam sekali melahirkan antara 8-20 ekor anak babi. Namun sekalipun sangat menguntungkan ada sisi kemudharatan yang ditimbulkannya bagi manusia.
Berdasarkan penelitian para dokter, mengkonsumsi daging babi bisa mengakibatkan terjangkitnya berbagai penyakit seperti arteriosclerosis (penyempitan pembuluh nadi), angina pektoris (kejang jantung), penyempitan pembuluh darah, cholecytitis (radang kantung empedu) dan gangguan saluran pernafasan.
Hal ini disebabkan karena didalam daging babi terdapat satu jenis cacing yang penularannya belum bisa dihentikan. Cacing ini bernama trichinella czcing ini terdapat dalam selaput yang menyerupai kantung kecil berisi cairan yang mengandung makanan baginya. Larva-larva cacing yang berkembang tersebut memiliki keistimewaan antara lain dapat menembus dan mengeluarkan zat yang dapat menghancurkan, melubangi dan merusak tulang. Semua itu disebabkan hanya dengan memakan sepotong daging babi yang mengandung cacing tersebut, lalu bagaimana jika dalam daging babi itu terdapat puluhan cacing?
Biasanya penderita akan merasakan pening, dan terserang reumatik, sebab cacing tersebut menggerogoti dan mengikis tulang.
Selain cacing trichinella, dalam daging babi terdapat pula cacing pita yang disebut Taenia Solium. Cacing pita ini jika sudah masuk kedalam tubuh manusia, maka ia akan menempel pada usus dengan dua baris duri yang ada disekitar kepalanya. Duri-duri tersebut akan merobek selaput didalam usus. Virus yang disebarkan babi bisa mengakibatkan Influenza babi atau yang lebih dikenal dengan istilah flu babi.
Mikroba semonila babi yang menyebabkan demam typhoid (tipus) dan paratyphoid. Mikroba spirochete yang menyerang babi dan berpindah kepada manusia.
Dengan bermacam penyakit yang dapat ditimbulakan dari penyebaran virus dan mikroba dari babi ini menjelaskan bahwa daging babi sangat berbahaya jika dikonsumsi, maka dari itu cukup alasan mengapa Islam mengharamkan babi untuk mengkonsumsi.
Belajar bijaksana dalam mengkonsumsi makanan tidaklah rugi untuk alasan kesehatan kini dan nanti, masih banyak makanan sehat lainnya yang Allah ciptakan yang benar-benar aman untuk kita santap.
Minggu, 21 Oktober 2012
PILLOW PAINTING
MELUKIS DIATAS MEDIA SARUNG BANTAL
Bantal Kursi dimensi 40 x 40 cm
Bahan dasar Cotton
Bahan isi H-300 (dakron)
Warna Ready stock Hitam, Kuning, Merah
Gambar Kartun bisa pesan sesuai keinginan
Bantal Kursi dimensi 40 x 40 cm
Bahan dasar Cotton
Bahan isi H-300 (dakron)
Warna Ready stock Hitam, Kuning, Merah
Gambar Kartun bisa pesan sesuai keinginan
Jumat, 19 Oktober 2012
KELUARGA KURUS DAN KELUARGA GEMUK
MENYIKAPI PERBEDAAN
Sejak pagi hari sudah disibukan dengan setumpuk pekerjaan yang kadang tiada habisnya, pekerjaan yang melulu itu itu saja terkadang membuatnya jenuh dan frustasi. Ada sederet pertanyaan didalam hatinya 'mengapa begitu sulit hanya untuk mendapatkan setitik bahagia?' begitu ucap sikurus dalam hatinya.
Bahagia? bahagia seperti apa? ada banyak bentuk bahagia, ada banyak bentuk kesenangan yang sebenarnya bisa dirasakan bisa didapatkan, bahagia bagi sebagian orang selalu identik dengan limpahan materi. Bahagia bagi sebagian orang adalah bersenang-senang dengan seringnya bertamasya, seringnya berbelanja di Mall-Mall ternama, saat sikurus harus bekerja keras hanya demi mendapatkan sesuap nasi, bekerja keras untuk menggapai impian saat itulah dia berfikir bahwa dia tidak merasakan hidup bahagia, dan belum pernah merasakan hidup bahagia.
Duduk dikursi teras sambil menikmati udara pagi dan cerahnya sinar matahari yang menembus celah di dedaunan. Secangkir kopi panas berikut sarapan pagi yang selalu tersedia, duduk bersilang kaki asik membaca koran pagi sambil sesekali membolak-balik halaman, si Gemuk terlihat tanpa beban, santai dengan suasana paginya yang membuatnya betah berlama-lama hanya untuk duduk diteras. Si Gemuk amat sangat terlihat bahagia, betapa tidak kendaraan mewah terparkir digarasi selalu dalam keadaan bersih dengan sopir yang siap mengantar kemana saja dia pergi, Bahagia? benarkah si Gemuk bahagia?
Seperti apakah sebenarnya bentuk bahagia?.. terkadang banyak orang salah menafsirkan makna bahagia, bahagia seperti yang diinginkan si Kurus, bahagia yang begitu dengan mudahnya mendapatkan segala keinginan. Benarkah?...
Tidak setiap kalimat bahagia berarti harta yang berlimpah, orang miskin pun bisa mendapatkan kebahagiaan, orang serba pas-pasan pun bisa bahagia, sebab wujud bahagia itu unlimited, bahagia itu adalah soal hati, soal bagaimana cara kita menyikapi hidup, bagaimana cara kita menerima yang kurang menjadi lebih, mendapat yang minus menjadi plus, menerima dengan lapang dada apa yang kita dapatkan hari ini dan mensyukurinya, kemudian memperbaiki agar lebih baik dihari esok, serta semuanya dilakukan dengan ikhlas.
Pada dasarnya Allah telah menggariskan nasib rejeki dan maut untuk kita sebelum kita terlahir. Allah telah menentukan nasib seseorang itu menjadi miskin atau kaya, tetapi Allah tidak pernah menentukan siapa yang berhak bahagia dan siapa yang tidak.
Pernahkan merasa sangat bahagia ketika mengetahui anak kita meraih prestasi disekolahnya?, atau kita merasa bahagia ketika mendapatkan pujian dari teman saat mencicipi masakan yang kita buat? atau bahkan mungkin merasakan bahagia saat mendengar akan memiliki anak? adalah salah satu bentuk bahagia yang mungkin tidak semua kesempatan itu bisa orang lain dapatkan.
Jadi mengapa kita harus merasa iri dengan Bahagia yang dimiliki orang lain. Saatnya kita bersyukur dengan tidak menghitung-hitung kebahagiaan orang lain yang sebenarnya semu, yang sebenarnya kita tidak pernah mengetahui konflik didalamnya. Perasaan bahagia sejati ada di dalam diri kita, ada di dalam sikap kita, ada di dalam hati kita.
Menyikapi perbedaan yang ada antara kita dan orang lain adalah modal kita untuk menggapai bahagia itu sendiri bahagia sejati. Sebab kita tidak pernah tau apa dan bagaimana yang akan terjadi besok, lusa, bahkan hari ini, selama kita berusaha bekerja keras untuk mewujudkan impian dibekali iman yang kuat InsyaAllah bahagia itu akan selalu menjadi milik kita.
Sesekali kita melihat kedalam diri kita apa yang kita miliki yang orang lain tidak punya, menghitung nikmat yang telah kita dapatkan yang orang lain belum tentu dapat, dengan begitu kita akan merasa selalu dekat dengan wujud bahagia, selalu merasa bersyukur bahwa hidup ini sebenarnya sudah adil, adil sesuai kemampuan kita. Maka tetaplah bersyukur. (Yukawira)
Senin, 15 Oktober 2012
ALL ABOUT YOU
ALL ABOUT LOVE
Memandangmu membawa keteduhan
Aku seperti tersesat dibelantara jiwa
Tersesat didalam belantara hatimu
Senyummu membawa kedamaian
Aku seperti terjebak didalam labiryn
Hingga sulit menemukan jalan
Selalu ingin berada didalamnya
Mencintaimu menjadikanku hidup
Mencintaimu menjadikanku nyawa
mencintaimu adalah nafas
Mencintaimu adalah anugerah
Merindukanmu adalah semangat
Merindukanmu disetiap detak jantungku
Merindukanmu adalah wujud bahagiaku
Merindukanmu menjadi belahan asa
Bersamamu adalah harapan
Bersamamu adalah impian
Bersamamu adalah sukacita
Bersamamu adalah karunia
Cintamu melengkapi kekosongan
Cintamu mengisi hampa
Cintamu melengkapi setiap sudut bathinku
Cintamu adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan
Doaku adalah bingkai untuk meraih pesonamu
Doaku adalah ungkapan cinta yang terurai
Doaku adalah dirimu
I wanna give my love for you
Just for you
Kamis, 04 Oktober 2012
ANGKOTTER SEJATI
Jilid 4
Berbekal
rasa percaya diri.. seperti biasanya menunggu angkot sambil milih-milih angkot
yang kerenan dikit, sebab belajar dari pengalaman kalo musim penghujan, banyak
angkot yang kewalahan dengan kondisi angkot didalamnya, bocor, majunya tersendat,
bahkan gada ac nya hehe mimpi..
Yah seengga nya milih angkot yang
full musik biar asik diperjalanan. Voalaa… dapet juga angkot yang bagusan..
walaupun seperti biasa mesti rela berdesak-desakan, sebab resikonya kalo angkot
bagus mesti sesak dengan penumpang..
Hari ini udara cerah secerah
matahari bersinar yang kian menyilaukan mata, hhmm.. untungnya udah aku
persiapkan jurus untuk menangkis cahaya yang menyilaukan seperti dalam iklan
walaupun ternyata ga banyak ngaruhnya.. ‘korban iklan’.
Sambil duduk santai kubaca lagi
daftar belanjaan yang bakalan dibeli nanti, kali aja ada yang terlewatkan,
sebab hhmm… mahluk gaul yang satu ini punya hobi pelupa.. ga lama, penumpangpun semakin berkurang
jumlahnya, menyisakan empat orang pria yang lumayan berwajah garang, badan
tinggi besar, ah sangat menyeramkan.. siap-siap kuperiksa lagi dompet, hape, ga
ketinggalan Alat Pengaman Diri, kali aja
mereka tiba-tiba menyerang, kenapa bisa? Ya sebab mata mereka saling berpandang-pandangan
persis seperti berita kejahatan di televisi dan Koran-koran (padahal ga pernah
baca Koran hehe) menghipnotis, merampok laluu… hiiiyy syereemm… sambil
menggeleng-gelengkan kepala dan mengedipkan mata untuk menyadarkanku dari
lamunan… tapi mendadak aku menahan tawa yang hampir keluar, saat salah satu
dari mereka mengeluarkan hape dari tasnya, dengan jari lentik dan lemah gemulai
pria itu menjawab panggilan telepon yang berdering dari hape nya “Halo chiin.. eikeu lagi diangkot nih, sabar wecheu”
kalimat itu terucap dari mulutnya..
“Ooomaagooott leekoong” akhirnya aku tebar pesona sambil
mangggut-manggut menatap mereka (hehe daripada benjol digebukin).
Sesampainya
dikawasan Mall yang dituju, aku bergegas mencari toko buku favoritku, naik
menggunakan lift menuju lantai tiga, hhmm.. ternyata ga diangkot ga di lift,
sama aja selalu penuh sesak, ‘mau pada ngapain sih mereka?’ Seruku dalam hati (
sirik ajah hehe). Tadaa.. akhirnya sampai juga di toko buku, dengan penuh
semangat berjalan gaya slow motion di
filem-filem sambil baju tersibak angin (kebayang ga sih).. iiihh… hoek cuuuh.
Berjalan mendekati rak buku yang
berderet rapi.. kusentuh satu persatu sambil mencari-cari judul buku yang
menarik untuk dibaca. (sayangnya semua buku gada yang pake tali ) Tertuju pada
salah satu judul Psikologi Faal,
salah satu cabang ilmu psikologi bagian dari ilmu biopsikologi.. heuheu.. tau
nya Cuma itu.. so’ gaya padahal ga ngerti, mencari-cari buku novel yang dipesan
anakku, sambil iseng dibacanya buku itu sambil jongkok bersandar pada rak buku.
Belum sampai tiga bab membaca ternyata sekuriti udah asik berdiri sambil
melipat tangan didada dan kaki kanannya mengetuk-ngetukan sepatu kelantai toko..
“eheemm” Oom sekuriti itu member isyarat kalo
sebenarnya dia sedang menegur..
Aku menoleh kearah Oom sekuriti sambil menganggukan kepala seraya tersenyum “hehe
Cuma baca dikiiit ko’ pa” sambil pasang wajah tak berdosa.
Sampai didepan kasir pun Oom
sekuriti itu masiih juga memandangku dengan mimik datar, ga senyum ga marah, ga
ada tanda-tanda kehidupan hihi… mungkin lagi sariawan kali ya.. selesai
bertransaksi, aku langsung melesat kabur dengan riang.
Didalam
angkot ku keluarkan buku novel yang baru saja kubeli, asik membaca sambil menunggu
jalanan macet sebab hari ini ulang tahun Kota Bandung, macet full
dimana-mana. Gerah, pegel, berdesakan
selalu mewarnai suasana didalam angkot, penuh dengan emosi, kegelisahan (kalo
pas mules) bête apalagi, meskipun sesekali beramah tamah dengan penumpang
angkot lain walaupun tanpa sajian teh dan makanan ringan.
Dua setengah jam berlalu untuk
sampai dirumah tercinta, tak lupa sambutan hangat keluargaku didepan pintu
tandanya mereka telah setia menunggu kedatanganku, namun kebahagiaan mereka tak
berlangsung lama saat membuka tas keresek yang isinya Cuma buku.
“Pesananku mana?” Tanya anakku, “belanja
apa aja?” Tanya kakakku menyusul
“Oalaaahh aku lupaa.. kalo tadi
niatnya mau belanja!” daftar belanjaanku utuh tak tersentuh(Yukawira)
Senin, 01 Oktober 2012
IF I SHOULD...
About Me..
Menyusuri sepanjang jalan beraspal dengan perasaan hancur, akhirnya hatiku menangis juga setelah beberapa lama tertahan memenuhi seisi hati menyesaki dada, aku yang kuat, aku yang tegar, aku yang angkuh, aku yang tidak pernah mau berkompromi dengan kecengengan.. pada akhirnya menyerah kalah tanpa syarat.
Kulawan setiap tatapan yang tertuju padaku, tanpa harus kujawab pertanyaan yang tersirat di benak mereka.. 'orang-orang yang aneh yang selalu pengen tau urusan orang lain' gumamku dalam hati.
Yang aku tau dari setiap tatapan yang mereka tujukan padaku, berjuta pertanyaan yang bisa ku artikan, aku fahami, senyuman yang berkesan sekedar ingin menyapa, tatapan yang menandakan kebingungan, kerlingan yang menunjukan keisengan.. meski semua itu ga bisa menghapus perasaan sedihku.
Tanpa terasa kulewati jalan yang dulu bersama teman-teman sebayaku diwaktu kecil, rumah itu sudah tidak ada, yang ada hanya kenangan yang tergambar perlahan hingga semua terasa nyata.
Gang yang selalu aku lewati, rumah temanku semasa kecil, toko buku favoritku, lapangan tempat aku bermain bola, kupejamkan mataku sejenak merasakan ada kenangan yang hidup didalam hatiku.. membawaku kembali ke masa lalu.. aahh seandainya saja.. tanpa terasa air mata berurai membasahi pipi..
Tiga puluh tahun lalu aku disini dengan segala kebahagiaan kanak-kanakku, kepolosanku, kegigihanku mempertahankan hidup tanpa beban, tiga puluh tahun lalu hatiku merdeka, tidak seorangpun yang berani menjajah hati.
Sejauh mata memandang.. kenangan masa kecilku silih berganti bermunculan seakan seperti iklan di televisi, hanya saja tergambar dalam warna hitam dan abu-abu.
Akhirnya aku memasuki sebuah masjid yang tentu saja banyak menyimpan cerita, sambil melepas sandal kupandangi sekeliling. Udara dingin menyusup ke sela-sela jari kakiku, aku nyalakan keran air agar aku bisa berwudhu, kemudian melangkah masuk mencari rukuh yang tersimpan dalam rak lemari, tentu saja rukuh itu aku pinjam.
Aku duduk terdiam sejenak menarik nafas dalam-dalam, agar beban di hati dapat aku keluarkan.
Setelah selesai 'menghadap' aku kembali bersujud kali ini menangis sejadi-jadinya, mengadu kepada Yang Maha Kuasa, Yang Maha Penyayang, Yang Maha Mendengar, Yang Maha Segalanya, berharap memohon Allah mengampuni dosa-dosaku, memberikan ketegaran, kekuatan, dan kesabaran kepadaku. Aku yang selalu dilihat orang senang, aku yang selalu dinilai orang bahagia, akhirnya menemukan kesedihannya sendiri disudut masjid yang luas.
Aku hanya bisa bersyukur sebab diantara cobaan hidupku, Allah masih memberikan aku nafas, Allah masih memberikan aku anak-anak yang shaleh dan shaleha, Allah masih memberikan aku keluarga yang sangat peduli, dan Allah telah menghadirkan seseorang yang menyayangiku, satu hal yang pasti, Allah masih memberikan aku kesempatan untuk bisa tetap bersyukur
Menyusuri sepanjang jalan beraspal dengan perasaan hancur, akhirnya hatiku menangis juga setelah beberapa lama tertahan memenuhi seisi hati menyesaki dada, aku yang kuat, aku yang tegar, aku yang angkuh, aku yang tidak pernah mau berkompromi dengan kecengengan.. pada akhirnya menyerah kalah tanpa syarat.
Kulawan setiap tatapan yang tertuju padaku, tanpa harus kujawab pertanyaan yang tersirat di benak mereka.. 'orang-orang yang aneh yang selalu pengen tau urusan orang lain' gumamku dalam hati.
Yang aku tau dari setiap tatapan yang mereka tujukan padaku, berjuta pertanyaan yang bisa ku artikan, aku fahami, senyuman yang berkesan sekedar ingin menyapa, tatapan yang menandakan kebingungan, kerlingan yang menunjukan keisengan.. meski semua itu ga bisa menghapus perasaan sedihku.
Tanpa terasa kulewati jalan yang dulu bersama teman-teman sebayaku diwaktu kecil, rumah itu sudah tidak ada, yang ada hanya kenangan yang tergambar perlahan hingga semua terasa nyata.
Gang yang selalu aku lewati, rumah temanku semasa kecil, toko buku favoritku, lapangan tempat aku bermain bola, kupejamkan mataku sejenak merasakan ada kenangan yang hidup didalam hatiku.. membawaku kembali ke masa lalu.. aahh seandainya saja.. tanpa terasa air mata berurai membasahi pipi..
Tiga puluh tahun lalu aku disini dengan segala kebahagiaan kanak-kanakku, kepolosanku, kegigihanku mempertahankan hidup tanpa beban, tiga puluh tahun lalu hatiku merdeka, tidak seorangpun yang berani menjajah hati.
Sejauh mata memandang.. kenangan masa kecilku silih berganti bermunculan seakan seperti iklan di televisi, hanya saja tergambar dalam warna hitam dan abu-abu.
Akhirnya aku memasuki sebuah masjid yang tentu saja banyak menyimpan cerita, sambil melepas sandal kupandangi sekeliling. Udara dingin menyusup ke sela-sela jari kakiku, aku nyalakan keran air agar aku bisa berwudhu, kemudian melangkah masuk mencari rukuh yang tersimpan dalam rak lemari, tentu saja rukuh itu aku pinjam.
Aku duduk terdiam sejenak menarik nafas dalam-dalam, agar beban di hati dapat aku keluarkan.
Setelah selesai 'menghadap' aku kembali bersujud kali ini menangis sejadi-jadinya, mengadu kepada Yang Maha Kuasa, Yang Maha Penyayang, Yang Maha Mendengar, Yang Maha Segalanya, berharap memohon Allah mengampuni dosa-dosaku, memberikan ketegaran, kekuatan, dan kesabaran kepadaku. Aku yang selalu dilihat orang senang, aku yang selalu dinilai orang bahagia, akhirnya menemukan kesedihannya sendiri disudut masjid yang luas.
Aku hanya bisa bersyukur sebab diantara cobaan hidupku, Allah masih memberikan aku nafas, Allah masih memberikan aku anak-anak yang shaleh dan shaleha, Allah masih memberikan aku keluarga yang sangat peduli, dan Allah telah menghadirkan seseorang yang menyayangiku, satu hal yang pasti, Allah masih memberikan aku kesempatan untuk bisa tetap bersyukur
ANGKOTTER SEJATI
Jilid 3
Dari mulai subuh hari, sejak malam hari malah.. perasaan galau tak terelakan.. bete ga karuan bikin segala sesuatu menjadi ga enak di denger, ga enak dipandang, ga enak di nikmati bahkan buat makan pun ga semangat meskipun abis semangkuk bubur ayam pas sarapan pagi. Tapi tetep ajaa ga bisa dipungkiri kalo hati ini memang lagi ga enak.
Setiap fikiran negatif buru-buru di tepis, setiap prasangka buruk cepet-cepet di ralat, setiap doa yang terucap selalu melalui proses pertimbangan yang bener-bener dibutuhkan perasaan ikhlas, biar doa itu menjadi baik adanya, apapun yang terjadi selalu berharap yang terbaik untukku untuknya untuk semuanya..
Maka semangatlah yang muncul untuk tetap bertahan melawan kesedihan, kebencian, keangkuhan, dan selalu percaya bahwa Allah sedang menguji kesabaranku, menguji ketabahanku, walau sesekali aku berusaha banting pintu buat menyalurkan emosi yang terpendam, tapi ternyata memang ga bisa sebab kebetulan pintunya memang udah rusak jadi ga ngaruh hehe..
Hari menjelang siang saat aku keluar dari kamar, celingukan kiri kanan kali aja ada "sesuatu" yang aneh di ruang tengah ataupun di dapur.. hhmm.. gada yang aneh juga.. akhirnya kuputuskan untuk bersiap-siap pergi, seperti biasanya setiap hari jum'at dan minggu pergi nengokin anakku di pesantren. Hari ini ada yang berbeda, sebab aku banyak sekali membawa barang bawaan dari mulai sepatu, obat amandel, makanan, senter, sampe ga ketinggalan panci.. soalnya Jum'at minggu ini anakku mau mengikuti acara perkemahan lomba ketrampilan Pramuka. setelah di kumpulin ternyata mirip seperti orang yang baru di usir dari kontrakan hehe ribedd... ga lupa juga buku novel yang baru dibeli kemaren aku bawa biar diperjalanan bisa dibaca niru-niru gaya ponakan.
Hari mendung tak menyurutkan niatku, dengan semangat full aku naik angkot seperti biasanya, rasa risi mulai mengganggu saat seisi penumpang serempak memandang ke arahku.. "Kenapa sih pada ngeliatin?" bisikku dalam hati. Dengan gaya cuek bebek aku duduk di pojokan sambil menyamankan diri bebenah barang bawaan. Akhirnya kubuka buku novel yang udah dipersiapkan tadi, dengan gaya sok imut aku mulai membaca halaman demi halaman sambil sesekali menyeka air mata, bukan karena bukunya menceritakan kesedihan tapi memang matanya kelilipan. Ga berapa lama hujan pun turun dengan derasnya, keasyikan itu harus terhenti karena tiba-tiba angkot yang kutumpangi didapati bocor dimana-mana, kontan seisi penumpang yang kebanyakan perempuan teriak-teriak "Bocoooorr.. bocooorr..!" sambil ga lupa mukul-mukul kaca mobil, jewer kuping, saling jambak rambut geser kiri geser kanan menghindari bocor dari arah jendela dan dari atap mobil.. xixixi lebay dot com.
Akhirnya aku keluarkan panci yang kubawa buat nadahin air hujan yang netes dibelakangku "Amaaann" pikirku..
ga lama si nenek salah satu dari salah tujuh penumpang angkat bicara "Neng pinjem pancinya dong, disini bocor juga!" Ujar si nenek.
Dengan senyum menyeringai seperti kuda ngeliatin giginya, aku kasiin juga itu panci, "Ni Bu.. tapi aernya udah penuh" jawabku santai..
Akhirnya dengan berbasah-basah ria, aku ikhlasin juga itu panci demi si nenek yang ga mau basah bajunya sebab mau pergi ke kondangan.
Turun di perempatan jalan kembali orang-orang memandangi dengan penuh pertanyaan, mungkin mereka keseringan ngisi TTS dan ga pernah bisa jawab kali yaa..
Mereka terheran-heran karena turun dari angkot tapi bajunya kok basah, sebab pada saat itu diperempatan tempat aku berhenti memang belom turun hujan.
Tapi dengan santai aku terus berjalan, anggap aja aku lagi jalan di catwalk.. pede abis.
Didalam pesantren, seperti biasanya hilir mudik santri yang baru keluar dari masjid setelah sebelumnya Shalat Ashar berjamaah. Kucari-cari anakku kesetiap sudut mirip seperti mencari uang receh yang jatuh kelantai kemudian bergelinding entah kemana. Sambil menunggu anakku, aku menyempatkan ngobrol-ngobrol bareng orang tua santri lainnya yang kebetulan sama-sama melakukan kunjungan.
Anakku akhirnya muncul juga dengan senyum kecilnya, mendekatiku dengan perasaan senang sebab panci yang dipesannya kubawa juga.
Setelah lama berbicang bersama anakku dan ponakanku yang juga menimba ilmu di pesantren, akhirnya kuputuskan untuk pulang, karena hari menjelang maghrib.
Semua perlengkapan yang kubawa tadi telah kuserah terima-kan berikut panci yang udah menjadi dewa penolong sesaat. Panci kecil membawa berkah.
Dan semoga benar-benar membawa berkah.
Berjalan keluar halaman pesantren dengan perasaan yang masih diliputi rasa bimbang, sedih, sebel bercampur aduk. Entahlah kenapa hari ini begitu menyebalkan bagiku. Dengan berat hati kuajak paksa kaki ini untuk melangkah, sesaat terpikir untuk pergi entah kemana.. kemana saja kaki berjalan, agar perasaan ga karuan didada ini hilang, walau pada akhirnya menyerah juga sebab terlalu banyak supir angkot yang menawarkan aku untuk ikut didalamnya.
(Hhmm... memang mau nya supir angkot ya begitu hehe)
Turun naik penumpang sepanjang perjalanan mewarnai suasana didalam angkot, yang tua yang muda yang bau keringet juga ada.. ga ketinggalan pengamen yang bergantian nyanyi meskipun suaranya sember ga enak didenger membuat uang recehanku berangsur-angsur habis, meskipun fasilitas angkot udah dilengkapi musik full stereo mega bass... ga ngaruuuuhh.. mereka cuma butuh uang meskipun sekedar recehan, mereka cuma butuh buat makan meskipun kadang-kadang ada juga cuma buat ngasah bakat (bakat ngamen maksudnya hehe.. maaf )
Setelah hampir mendekati rumah, penumpang mulai bergantian turun, aku yang selalu ngambil posisi pojok bergeser ke depan duduk manis dibelakang Om sopir, ga sengaja kuperhatiin Om sopir dari belakang, sambil menebak-nebak sesaat aku bertanya didalam hati (sebab gada orang lagi di dalam angkot yang bisa aku tanya) "Ini Om sopir kok gaul banget ya gayanya".. saat aku bilang stop persis didepan gang rumahku, aku turun sambil iseng menatap wajah Om sopir penasaran, "Busyeeeett... cakep bangeeett" bisiku dalam hati..
Dengan penuh penyesalan akhirnya aku turun dari angkot. Meski kondisi hati kacaupun ternyata masih sempet-sempetnyaa mata ini jelalatan hehe... Ya Allah maafkan aku yang selalu mengagumi cowok cakep.. hihi... itu bukan salahku.. tapi salahnya Om sopir kenapa cakep... (Yukawira)
Kamis, 20 September 2012
MENDADAK SELEB..
Sejak subuh hari gada kerjaan, cuma tiduran sambil nunggu aer mendidih buat mandi si cantik anakku Shyfa, bentar lagi jam nya berangkat sekolah. Mau nyuci nanggung, mau nyapu nanggung juga (beuu.. itu mah bakat hehe).
Abis beres nyiapin segala keperluan anakku, akhirnya kulepas dengan rasa bangga mengantar anakku untuk pergi menuntut ilmu (tapi ga pake banner ya nuntut nya).
Memilah milih baju yang bakal di pake entar siang (padahal cuma segitu-gitunya) ada meeting bareng temen di sebuah mall di kawasan jalan Pajajaran.
Menjelang siang, aku celingukan sendiri mencari-cari dimana gerangan temen-temenku yang katanya sedari tadi sudah menunggu, akhirnya kutemui mereka sambil mengkerutkan dahi.. "Kamu... iihh ini kamu yaa.. ?" sapaku sambil nunjuk sohib gokilku dimasanya.. cipika cipiki tak terelakan.. "Ihh kamu juga beda bangeeett.. !" sapa temenku sambil membalas cipika cipiki.. tanpa nunggu panjang lebar dan melupakan jaim.. akhirnya obrolan seru pun terjadi sesekali tertawa ngakak tanpa beban.. (padahal masih mikirin kreditan yang belom di bayar hehe).
Setiap temen yang ketemu pasti kata yang pertama keluar "Kamu teh beneran.. ? aneh.. aku nengok kanan kiri, liat ke bawah kali aja kakiku ga napak di lantai.. kuperiksa punggungku.. ga bolong.. "aneehh yang bo'ongan apanya ?" jawabku.. "Iya ini aku, bukan kuntilanak.. !" kataku lagi..
sebetulnya yang mereka tanyakan adalah status di efbi..
Alamaakk.. ternyata kabar burung itu udah menyebar ke seluruh pelosok negeri, sialan juga tu burung.. sempet-sempetnya nyebarin gosip hehe..
Tapi yaa ambil sisi positif nya deh.. ternyata Miss populer jutek di jamannya, hari gini masih tetep populer juga meski beritanya menyedihkan.. ikhlas buu..
Tiba giliranku memesan makanan.. kupilih-pilih makanan yang mengenyangkan tetapi ga keliatan rakus.. ee tetep keliatan juga.. sebab ternyata yang kupilih makanan porsi untuk berdua, hihi..
Waktu menunjukan pukul 2 siang..aku dan temenku masih nulis ngabsen temen-temen sebangkunya masing-masing, sebab rencana reunian yang sebenarnya masih dibahas.
Rasanya seperti mimpi bisa ketemu sohib-sohib gokil yang udah 23 taun ga ketemu, meskipun ga semuanya.
Perasaan kangen akan masa lalu begitu menggebu, kangen sama suasana belajar yang kadang suka mukul-mukul meja kalo guru ga masuk, teriak-teriak sambil lempar panci.. hadeuuh ga banget.. kangen sama Kepala Sekolah yang baek, sama guru Bahasa Inggris yang tiap ngajar ga pernah kedengeran suaranya, kangen sama guru Bahasa Sunda yang suka merem kalo dengerin muridnya menjawab pertanyaan, terus begitu matanya dibuka pada ngumpet semua, kangen sama guru biologi yang selalu membahas zigot, kangen sama guru keterampilan yang ngajarin bongkar sepeda motor tapi ga bisa masang lagi,kangen sama acara main bola yang selalu menang terus,kangen sama Wali kelas (kangen ga siih.. lupa ? ) kangen sama tukang es teh yang udah nongkrong diluar pagar kalo waktunya istirahat tiba, kangen sama tukang bala-bala yang kalo beli 5 ngakunya 2.. plis porgif mi ya Mang hehe.. ah kangen sama semuanya deh.
Ternyata, masa muda ga sia-sia, masa remaja yang full aktifitas, masa muda yang penuh kenakalan tapi tetep positif. Ga sia-sia badung.. dan ga salah-salah amat kalo sekarang jadi mendadak kayak seleb, semoga saja perjuangan mereka juga ga jadi sia-sia di masa yang akan datang. (Yukawira)
Abis beres nyiapin segala keperluan anakku, akhirnya kulepas dengan rasa bangga mengantar anakku untuk pergi menuntut ilmu (tapi ga pake banner ya nuntut nya).
Memilah milih baju yang bakal di pake entar siang (padahal cuma segitu-gitunya) ada meeting bareng temen di sebuah mall di kawasan jalan Pajajaran.
Menjelang siang, aku celingukan sendiri mencari-cari dimana gerangan temen-temenku yang katanya sedari tadi sudah menunggu, akhirnya kutemui mereka sambil mengkerutkan dahi.. "Kamu... iihh ini kamu yaa.. ?" sapaku sambil nunjuk sohib gokilku dimasanya.. cipika cipiki tak terelakan.. "Ihh kamu juga beda bangeeett.. !" sapa temenku sambil membalas cipika cipiki.. tanpa nunggu panjang lebar dan melupakan jaim.. akhirnya obrolan seru pun terjadi sesekali tertawa ngakak tanpa beban.. (padahal masih mikirin kreditan yang belom di bayar hehe).
Setiap temen yang ketemu pasti kata yang pertama keluar "Kamu teh beneran.. ? aneh.. aku nengok kanan kiri, liat ke bawah kali aja kakiku ga napak di lantai.. kuperiksa punggungku.. ga bolong.. "aneehh yang bo'ongan apanya ?" jawabku.. "Iya ini aku, bukan kuntilanak.. !" kataku lagi..
sebetulnya yang mereka tanyakan adalah status di efbi..
Alamaakk.. ternyata kabar burung itu udah menyebar ke seluruh pelosok negeri, sialan juga tu burung.. sempet-sempetnya nyebarin gosip hehe..
Tapi yaa ambil sisi positif nya deh.. ternyata Miss populer jutek di jamannya, hari gini masih tetep populer juga meski beritanya menyedihkan.. ikhlas buu..
Tiba giliranku memesan makanan.. kupilih-pilih makanan yang mengenyangkan tetapi ga keliatan rakus.. ee tetep keliatan juga.. sebab ternyata yang kupilih makanan porsi untuk berdua, hihi..
Waktu menunjukan pukul 2 siang..aku dan temenku masih nulis ngabsen temen-temen sebangkunya masing-masing, sebab rencana reunian yang sebenarnya masih dibahas.
Rasanya seperti mimpi bisa ketemu sohib-sohib gokil yang udah 23 taun ga ketemu, meskipun ga semuanya.
Perasaan kangen akan masa lalu begitu menggebu, kangen sama suasana belajar yang kadang suka mukul-mukul meja kalo guru ga masuk, teriak-teriak sambil lempar panci.. hadeuuh ga banget.. kangen sama Kepala Sekolah yang baek, sama guru Bahasa Inggris yang tiap ngajar ga pernah kedengeran suaranya, kangen sama guru Bahasa Sunda yang suka merem kalo dengerin muridnya menjawab pertanyaan, terus begitu matanya dibuka pada ngumpet semua, kangen sama guru biologi yang selalu membahas zigot, kangen sama guru keterampilan yang ngajarin bongkar sepeda motor tapi ga bisa masang lagi,kangen sama acara main bola yang selalu menang terus,kangen sama Wali kelas (kangen ga siih.. lupa ? ) kangen sama tukang es teh yang udah nongkrong diluar pagar kalo waktunya istirahat tiba, kangen sama tukang bala-bala yang kalo beli 5 ngakunya 2.. plis porgif mi ya Mang hehe.. ah kangen sama semuanya deh.
Ternyata, masa muda ga sia-sia, masa remaja yang full aktifitas, masa muda yang penuh kenakalan tapi tetep positif. Ga sia-sia badung.. dan ga salah-salah amat kalo sekarang jadi mendadak kayak seleb, semoga saja perjuangan mereka juga ga jadi sia-sia di masa yang akan datang. (Yukawira)
Selasa, 18 September 2012
"SARANG SEMUT" AJAIB MENGOBATI PENYAKIT KANKER
Fakta menunjukan bahwa kendati kita berusaha hidup dalam lingkungan yang bersih, jika berkesempatan mengamati ruangan tempat anda duduk dengan mikroskop, akan segera terlihat jutaan organisme yang hidup bersama anda.Tanpa disadari bibit penyakit perlahan-lahan akan memasuki tubuh kita pada akhirnya. Jika sistim kekebalan tubuh kita buruk, terjadilah penyerangan bertubi-tubi dari mulai penyakit ringan hingga penyakit mematikan.
Faktor lingkungan, asap kendaraan, bahan kimia, gaya hidup tidak sehat, dan lain sebagainya menyebabkan mudahnya penyakit hinggap di tubuh kita.
Kesadaran masyarakat akan kebersihan begitu rendah terutama melindungi diri dari ancaman penyakit. Diperburuk oleh perilaku mengkonsumsi obat-obatan kimia yang terkadang didapat dengan mudah tanpa pengawasan dokter dan tanpa takaran yang jelas.
Sesungguhnya tubuh kita memiliki mekanisme menakjubkan yang dilakukan sistim kekebalan tubuhuntuk melindungi kita dari serangan penyakit. Namun kembali lag pada kenyataannya kebanyakan masyarakat kurang peduli pada hal-hal yang sebetulnya dapat kita jaga, yakni tidak ketergantungan pada obat-obatan kimia, dan juga tidak perlu cepat-cepat mengambil keputusan yang salah apabila berat atau ringan penyakit datang menyerang. Dengan pola hidup sehat sedikitnya mampu mencegah timbulnya penyakit yang tentu saja tidak kita inginkan.
Timbulnya penyakit kronis tidak saja terjadi pada orang tua usia lanjut, tetapi pada anak-anak dan remaja pun mulai terlihat. Gagal ginjal, jantung, Virus TBC, hingga tumor dan kanker. Jenis-jenis penyakit yang pada awalnya dipicu dari pola hidup yang tidak sehat.
Selain makanan sehat dan bernutrisi tinggi, sebaiknya para penderita penyakit kronis bisa lebih bijak dalam memilih pengobatan, jika perlu melakukan pengobatan dengan pengobatan herba.
Dari sekian banyaknya herba baik dalam bentuk utuh ataupun yang sudah dikemas dalam bentuk pil atau kapsul siap konsumsi, ada baiknya kita melirik sarang semut yang ajaib mampu mengatasi penyakit yang sudah di vonis dokter kebal terhadap obat, bahkan para dokter pun merasa sudah tidak sanggup mengobati si pasien.
Hal ini dibuktikan dengan melihat kasus seorang pasien, remaja berusia 20 tahun yang sudah tiga tahun mengidap penyakit TBC karena faktor lingkungan yang tidak mendukung dan kebiasaan buruknya menganggap sepele terhadap penyakit, mengakibatkan dua kali gagal pengobatan karena tidak tuntas, akhirnya dokter memvonis pasien menderita TB MDR, artinya pasien sulit disembuhkan.
Namun kemudian pasien memulai pengobatan dengan mengkonsumsi sarang semut yang memiliki banyak khasiat untuk berbagai penyakit kronis, dan disertai keyakinan untuk sembuh, kesehatannya berangsur-angsur pulih walaupun tentu saja melalui beberapa tahapan.
Sarang semut adalah salah satu tumbuhan Ephifit yang mana umbinya dihuni oleh semut, sehingga diberi nama sarang semut. Sarang semut merah (Myrmecodia pendans) dan sarang semut putih (Myrmecodia sp). Menurut penelitian ilmuwan dunia sarang semut ada 26 species. Menurut Martin Heil dari Departement of Bio Organic Chemistry - max plant - insitute Jerman, sejak tahun 1960 sudah menjadi wacana penelitian. Khasiat telah teruji dan terbukti satu-satunya tumbuhan penyembuh kanker dan tumor di dunia. Ditemukan di pedalaman Papua pada awal Januari 2005.
Kesimpulan sekian setelah diteliti ternyata sarang semut mengadung Flavanoida, Glikosida, Polifenol, Antioksidan, Vitamin, Mineral, dan Asamfrominat.
Adapun khasiat dari sarang semut adalah :
Faktor lingkungan, asap kendaraan, bahan kimia, gaya hidup tidak sehat, dan lain sebagainya menyebabkan mudahnya penyakit hinggap di tubuh kita.
Kesadaran masyarakat akan kebersihan begitu rendah terutama melindungi diri dari ancaman penyakit. Diperburuk oleh perilaku mengkonsumsi obat-obatan kimia yang terkadang didapat dengan mudah tanpa pengawasan dokter dan tanpa takaran yang jelas.
Sesungguhnya tubuh kita memiliki mekanisme menakjubkan yang dilakukan sistim kekebalan tubuhuntuk melindungi kita dari serangan penyakit. Namun kembali lag pada kenyataannya kebanyakan masyarakat kurang peduli pada hal-hal yang sebetulnya dapat kita jaga, yakni tidak ketergantungan pada obat-obatan kimia, dan juga tidak perlu cepat-cepat mengambil keputusan yang salah apabila berat atau ringan penyakit datang menyerang. Dengan pola hidup sehat sedikitnya mampu mencegah timbulnya penyakit yang tentu saja tidak kita inginkan.
Timbulnya penyakit kronis tidak saja terjadi pada orang tua usia lanjut, tetapi pada anak-anak dan remaja pun mulai terlihat. Gagal ginjal, jantung, Virus TBC, hingga tumor dan kanker. Jenis-jenis penyakit yang pada awalnya dipicu dari pola hidup yang tidak sehat.
Selain makanan sehat dan bernutrisi tinggi, sebaiknya para penderita penyakit kronis bisa lebih bijak dalam memilih pengobatan, jika perlu melakukan pengobatan dengan pengobatan herba.
Dari sekian banyaknya herba baik dalam bentuk utuh ataupun yang sudah dikemas dalam bentuk pil atau kapsul siap konsumsi, ada baiknya kita melirik sarang semut yang ajaib mampu mengatasi penyakit yang sudah di vonis dokter kebal terhadap obat, bahkan para dokter pun merasa sudah tidak sanggup mengobati si pasien.
Hal ini dibuktikan dengan melihat kasus seorang pasien, remaja berusia 20 tahun yang sudah tiga tahun mengidap penyakit TBC karena faktor lingkungan yang tidak mendukung dan kebiasaan buruknya menganggap sepele terhadap penyakit, mengakibatkan dua kali gagal pengobatan karena tidak tuntas, akhirnya dokter memvonis pasien menderita TB MDR, artinya pasien sulit disembuhkan.
Namun kemudian pasien memulai pengobatan dengan mengkonsumsi sarang semut yang memiliki banyak khasiat untuk berbagai penyakit kronis, dan disertai keyakinan untuk sembuh, kesehatannya berangsur-angsur pulih walaupun tentu saja melalui beberapa tahapan.
Sarang semut adalah salah satu tumbuhan Ephifit yang mana umbinya dihuni oleh semut, sehingga diberi nama sarang semut. Sarang semut merah (Myrmecodia pendans) dan sarang semut putih (Myrmecodia sp). Menurut penelitian ilmuwan dunia sarang semut ada 26 species. Menurut Martin Heil dari Departement of Bio Organic Chemistry - max plant - insitute Jerman, sejak tahun 1960 sudah menjadi wacana penelitian. Khasiat telah teruji dan terbukti satu-satunya tumbuhan penyembuh kanker dan tumor di dunia. Ditemukan di pedalaman Papua pada awal Januari 2005.
Kesimpulan sekian setelah diteliti ternyata sarang semut mengadung Flavanoida, Glikosida, Polifenol, Antioksidan, Vitamin, Mineral, dan Asamfrominat.
Adapun khasiat dari sarang semut adalah :
- Menyembuhkan berbagai jenis kanker dan tumor (kanker otak, hidung, payudara, liver, paru-paru, usus, rahim, kulit, prostat, darah)
- Penyakit gangguan jantung, stroke berat dan ringan, rheumatik, asam urat, sesak nafas, asma, batuk termasuk TBC, menghilangkan aneka benjolan dalam waktu relatif singkat seperti gondok maupun nisul tanpa mata.
- Pulihkan gangguan Ginjal, Liver dan Pangkreas (Diabetes)
- Radang usus, wasir dan ambeien
- Tekanan darah tinggi dan kolestrol
- Sangat cocok bagi wanita sehabis melahirkan
- Meningkatkan vitalitas bagi pria dan wanita.
Situs ringkasan dunia |
Senin, 17 September 2012
ANGKOTTER SEJATI
Jilid 2
Pagi-pagi, saat sibuk menyetrika.. tiba-tiba muncul mahluk so sibuk dari balik pintu.. "Tanteee..!" teriak ponakanku. "Ih tumben-tumbenan sepagi ini dah dateng kesini ?" sapaku keheranan.. sebab biasanya ponakanku paling anti bangun pagi kalo hari libur.
"Iya kan udah janji kita mo pergi ke Pesantren " jawab ponakanku sambil sibuk nyari tisu, terus langsung nyerocos promosi novel yang baru dibacanya lalu dipamerin ke anakku. Anakku yang sedari tadi sibuk ngedit presentasi di netbook nya langsung kontan berhenti begitu ngeliat buku novel yang di pamerin kakak sepupunya.
Akhirnya mereka berdua keluar kamar, rame diskusiin buku-buku yang kebetulan berserakan belom sempet di beresin (emang bawaan lahirnya males hehe).
Setelah menunggu lama menyelesaikan setrikaan, tiba saatnya pergi ke pesantren, aku ponakan dan anakku bergegas keluar rumah dengan dibekali semangat yang menggebu menuju tempat anakku Sulthan Syauqi menuntut ilmu.
Suasana gerah didalam angkot ga menyurutkan niat anakku dan ponakan, mereka asik membaca buku novel yang sesekali ditutup saat ada penumpang lain naik ataupun turun dari angkot.. ga pake lama angkot pun penuh.. sejujurnya aku mulai merasa bete, sebab mendadak para penumpang angkot yang budiman menjadi autis, asik dengan hape nya masing-masing, ada yang esemesan, ada yng dengerin lagu, ada juga yang lagi pamerin hape baru hihi ga bangeeett.. sedangkan aku seperti biasa asik berjuang melawan ngantuk yang selalu menggoda untuk menutupkan mata sebab semalaman tadi ga bisa tidur. Aku periksa bolak-balik hape ku.. gada yang istimewa, sebab aku satu-satunya mahluk manis yang bawa hape tapi gada satupun pesan masuk hehe.. sebab demi menjaga privasi daftar nomer telepon di hape cuma ada nama kakakku, ponakan, sepupu, tukang gas, dan si eheemm... maaf batuk..
Sesampainya di depan pesantren, aku langsung mampir ke supermarket terdekat dan terkini, buat beli cemilan tapi ga pake cepuluh, biar pas ngobrol ga garing gada yang bisa di makan.
Sehabis shalat Ashar, akhirnya para santri dan santriwati pun hilir mudik berebutan mencari sendal yang sesekali diumpetin santri laennya, anakku cowok dengan kepedean so seleb melambaikan tangannya ngasih tau kalo dia udah keluar dari mesjid. Ponakanku yang udah siap-siap mencuri start tanpa komando langsung mendekati sambil tidak lupa mencari-cari santri impiannya kali aja saat itu muncul (hihi ngarep banget).
Obrolan pun dimulai, sambil buka-buka efbe di netbook yang selalu setia dibawa-bawa, ngalor ngidul ketawa cekikikan,"ki, kok anak esema nya pada ga keliatan ?" keluh ponakanku sambil terus mencari-cari santri favoritnya, "Yaa ada, di kamarnya masing-masing" jawab anakku cuek, "hadeeww udah keren abis gini gada yang bisa di liat rrgghh!" geram ponakanku, walau sebetulnya banyak santri yang bolak-balik pura-pura numpang lewat, atau yang pura-pura nonton santri lain yang lagi latihan sepakbola.. tapi yaa namanya juga di pesantren.. ketat banget sama peraturan, sabaaarr jeeeng... ! hehe serasa dalam filem "Negeri 5 Menara" walaupun ga mirip-mirip banget hehe..
tiba saatnya pulang, kami pun segera bergegas meskipun tersirat di wajah anakku rasa kangen yang teramat, tapi yaah.. apa boleh buat.. jum'at depan dia pengen minta izin dua hari untuk pulang, karena ingin menjumpai "seseorang" yang selalu aku ceritakan.
Kembali didalam angkot, kali ini ga terlalu sesak, sebab hari menjelang maghrib, angkot pun melaju tanpa banyak basa basi. Mendekati terminal Lw Panjang macet tak terelakan, hihi kalo ga macet mah bukan terminal namanya..
Mencari-cari angkot kosong supaya bisa duduk nyaman sambil selonjoran akhirnya kami dapatkan.. sebab kami bertiga selalu menjadi mahluk kiyutt the last passanger.. ga percayaa ?.. buktinya maghrib itu sampe tiga kali di transfer ke angkot lain sebab gada lagi penumpang yang menuju satu jurusan. Dengan terpaksa masuk kedalam angkot yang penuh sesak penumpang.. "huuff.. udah ah mudah-mudahan ini angkot terakhir yaa, ga pake di pindah-pindah lagi" kataku. Tapi sisi baiknya aku ga harus bayar ongkos, yaa seengga nya ongkosnya cuma bayar separuh.. hihi alhamdulillah rejeki itu selalu datang dalam bermacam bentuk, kataku dalam hati.
Anakku dan ponakan tercihuy kehabisan energi untuk berkata-kata, bahkan hanya untuk sekedar nguap.. (padahal dalam hatinya pada dongkol sebab mereka ga ketemu santri idamannya hehe lebay..)(Yukawira)
Pagi-pagi, saat sibuk menyetrika.. tiba-tiba muncul mahluk so sibuk dari balik pintu.. "Tanteee..!" teriak ponakanku. "Ih tumben-tumbenan sepagi ini dah dateng kesini ?" sapaku keheranan.. sebab biasanya ponakanku paling anti bangun pagi kalo hari libur.
"Iya kan udah janji kita mo pergi ke Pesantren " jawab ponakanku sambil sibuk nyari tisu, terus langsung nyerocos promosi novel yang baru dibacanya lalu dipamerin ke anakku. Anakku yang sedari tadi sibuk ngedit presentasi di netbook nya langsung kontan berhenti begitu ngeliat buku novel yang di pamerin kakak sepupunya.
Akhirnya mereka berdua keluar kamar, rame diskusiin buku-buku yang kebetulan berserakan belom sempet di beresin (emang bawaan lahirnya males hehe).
Setelah menunggu lama menyelesaikan setrikaan, tiba saatnya pergi ke pesantren, aku ponakan dan anakku bergegas keluar rumah dengan dibekali semangat yang menggebu menuju tempat anakku Sulthan Syauqi menuntut ilmu.Sesampainya di depan pesantren, aku langsung mampir ke supermarket terdekat dan terkini, buat beli cemilan tapi ga pake cepuluh, biar pas ngobrol ga garing gada yang bisa di makan.
Sehabis shalat Ashar, akhirnya para santri dan santriwati pun hilir mudik berebutan mencari sendal yang sesekali diumpetin santri laennya, anakku cowok dengan kepedean so seleb melambaikan tangannya ngasih tau kalo dia udah keluar dari mesjid. Ponakanku yang udah siap-siap mencuri start tanpa komando langsung mendekati sambil tidak lupa mencari-cari santri impiannya kali aja saat itu muncul (hihi ngarep banget).
Obrolan pun dimulai, sambil buka-buka efbe di netbook yang selalu setia dibawa-bawa, ngalor ngidul ketawa cekikikan,"ki, kok anak esema nya pada ga keliatan ?" keluh ponakanku sambil terus mencari-cari santri favoritnya, "Yaa ada, di kamarnya masing-masing" jawab anakku cuek, "hadeeww udah keren abis gini gada yang bisa di liat rrgghh!" geram ponakanku, walau sebetulnya banyak santri yang bolak-balik pura-pura numpang lewat, atau yang pura-pura nonton santri lain yang lagi latihan sepakbola.. tapi yaa namanya juga di pesantren.. ketat banget sama peraturan, sabaaarr jeeeng... ! hehe serasa dalam filem "Negeri 5 Menara" walaupun ga mirip-mirip banget hehe..
tiba saatnya pulang, kami pun segera bergegas meskipun tersirat di wajah anakku rasa kangen yang teramat, tapi yaah.. apa boleh buat.. jum'at depan dia pengen minta izin dua hari untuk pulang, karena ingin menjumpai "seseorang" yang selalu aku ceritakan.
Kembali didalam angkot, kali ini ga terlalu sesak, sebab hari menjelang maghrib, angkot pun melaju tanpa banyak basa basi. Mendekati terminal Lw Panjang macet tak terelakan, hihi kalo ga macet mah bukan terminal namanya..
Mencari-cari angkot kosong supaya bisa duduk nyaman sambil selonjoran akhirnya kami dapatkan.. sebab kami bertiga selalu menjadi mahluk kiyutt the last passanger.. ga percayaa ?.. buktinya maghrib itu sampe tiga kali di transfer ke angkot lain sebab gada lagi penumpang yang menuju satu jurusan. Dengan terpaksa masuk kedalam angkot yang penuh sesak penumpang.. "huuff.. udah ah mudah-mudahan ini angkot terakhir yaa, ga pake di pindah-pindah lagi" kataku. Tapi sisi baiknya aku ga harus bayar ongkos, yaa seengga nya ongkosnya cuma bayar separuh.. hihi alhamdulillah rejeki itu selalu datang dalam bermacam bentuk, kataku dalam hati.
Anakku dan ponakan tercihuy kehabisan energi untuk berkata-kata, bahkan hanya untuk sekedar nguap.. (padahal dalam hatinya pada dongkol sebab mereka ga ketemu santri idamannya hehe lebay..)(Yukawira)
Jumat, 14 September 2012
ANGKOTTER SEJATI
BERBURU DI PASAR BARU
Subuh sehabis sholat, buru-buru bergegas mencari baju kotor yang numpuk untuk di cuci, hhmm tumben-tumbenan pagi hari udah sakau kepengen nyuci.. pasti ada yang di nanti... ga lama kakakku muncul dari balik pintu.. (yang pasti gaya nya ga mirip cicak yang nemplok di pintu)..
Dengan wajah memelas berlinang air mata (kebiasaan lama tak terelakan) aku pasang muka menyedihkan (hoek cuiihh) "Pa, tolonglah diriku Pa, ga usah pake surat tilang segala ya Paa, pliiiss !" segala jurus untuk memikat Pa Polisi aku kerahkan.. namun Pa polisi itu tidak bergeming seperti dalam gerakan di dunia persilatan ..semua jurus sudah dikeluarkan, namun akhirnya jurus pamungkaslah yang meluluhkan hati Pa Polisi.
Subuh sehabis sholat, buru-buru bergegas mencari baju kotor yang numpuk untuk di cuci, hhmm tumben-tumbenan pagi hari udah sakau kepengen nyuci.. pasti ada yang di nanti... ga lama kakakku muncul dari balik pintu.. (yang pasti gaya nya ga mirip cicak yang nemplok di pintu)..
"Lho tumbeen pagi gini udah nyuci ?" tanya kakakku keheranan.. "Iya, mau ke Karapitan nih udah janjian pengen hunting bahan" kataku sambil terus memandangi banyaknya cucian.. "Ya sudah... nyuci sanaa.. ada deterjen nya tuh!" jawab kakaku dengan gaya bicara seperti iklan mie instan sambil berlalu pergi.
Setelah selesai mencuci, tiba giliran antre di kamar mandi.. hhmm.. sambil menunggu kosong warem-ming-ap dulu biar ga kedinginan, pergi melantai sambil membawa sapu..
Jam menunjukkan pukul 9 pagi, tanda aku harus bergegas pergi. Dengan berbekal rasa percaya diri, ku tancap gas motor sepupuku yang kupinjam menuju Karapitan dimana keponakanku berada, berbekal nekad aku melaju di tengah sibuknya kota Bandung yang makin siang makin terasa sesak dengan banyaknya kendaraan berlalu lalang.
diitt diitt.. kubunyikan klakson sambil dengan susah payah kuparkir motor di halaman toko kakakku, ga lama ponakan ku muncul sambil tersenyum riang, sebab hari ini moment pertama keluar bareng aku mengendarai motor, tapi duduknya ga di muka karena bukan mengendarai kuda.
Dengan diwarnai pembicaraan sengit dengan kakak iparku, akhirnya tiba juga saatnya pergi untuk berburu ke Pasar Baru.
Belum sempat mencari toko, tiba-tiba dibelokan jalan menuju jalan Suniaraja motorku diberhentikan Polisi yang kebetulan sedang mengadakan razia rutin, "Priiiitt... " polisi itu dengan terengah-engah meniup pluitnya dan menyuruhku memarkirkan motor.
"Selamat siang Bu, boleh mengganggu sebentar?" sapa Pak Polisi setengah baya (sebetulnya udah tua sih).. dengan senyum diwarnai perasaan kaget aku balik menyapa "selamat siang Bapak, bapak tau aja kalo aku mau lewat" kataku terpaksa ramah hehe...
"Boleh lihat STNK nya Bu,!" lanjut Pa Polisi.. "Dengan senang hati Bapak, saya kan baik hati dan tidak sombong" kataku sambil nyengir jemur gigi..
"SIM nya boleh dilihat juga Bu?" tanya Pa Polisi lagi, dengan perasaan nekat, kuberikan juga SIM ku yang sudah lewat dua bulan masa tayang.. walhasil, Pa polisi membawaku ke emperan toko untuk menulis surat tilang. Ponakanku ngedip-ngedip seperti kelilipan memberikan kode tanda ga ngerti..
"Jadi gimana nih Tan..? tanya ponakanku, "yaa ga gimana-gimana.. udaaahh serahkan saja semuanya pada Yang Maha Kuasa" jawabku lebay..
![]() |
| berunding dulu ah.. |
Tibalah aku dan ponakanku di Pasar Baru, mencari-cari tempat parkir yang nyaman agar kendaraanku bisa beristirahat dengan nyaman.
Berjalan disepanjang pertokoan keluar masuk menanyakan barang yang dicari, panas terik ga kerasa (karena ada didalam pasar hehe). Dengan perjuangan panjang, selesai juga berburu walaupun harus sedikit menunggu, taadaaa... barangpun siap dibawa pulang.
Melintas di kawasan pertokoan jalan Otto Iskandardinata, aku dan ponakanku mampir di toko bahan untuk membuat pernak-pernik, penuh berdesak-desakan tapi tak menyurutkan semangat, teringat selalu yell-yell yang diteriakan anakku "Cemungudd kakak ea ea.." akhirnya berhasil juga melewati kasir yang sudah sedari tadi berdiri menunggu dengan setia.
Setelah urusanku dengan Abang tukang Parkir selesai, kemudian aku dan ponakanku pergi meninggalkan kawasan pertokoan tanpa jejak, rasa haus dan lapar tidak terasa lagi (karena memang baru saja selesai makan ).
Menjelang sore setelah bersusah payah mencari cat akrilik, akhirnya aku bergegas pulang menuju tempat tinggalku tercinta, dengan bercampur bau keringat dan debu, aku memacu sepeda motorku layaknya Valentino Rossi pergi ke pasar (hehe itu mah sarimin yah)(Yukawira)
Label:
Cerpense
Lokasi:
Pasar Baru Bandung, Indonesia
Rabu, 12 September 2012
ANGKOTTER SEJATI
Jalur I
Always Oversleep
Udara segar saat keluar dari rumah, matahari masih malu-malu menampakan sinarnya, maklum masih pagi.. sambil menyapa beberapa orang yang kebetulan lewat depan rumah, hhmm... mau kemana dulu ya hari ini ?.. akhirnya sampe di jalan raya, mulai keliatan hiruk pikuk nya angkot yang lagi nyari penumpang. Tidak lama kemudian saya dapet angkot yang lumayan bagusan, ga terlalu penuh juga penumpangnya, dan yang pasti supirnya ganteng.. ga bau keringet pula heuheu.... iya dong, kan jadi tambah semangat duduk manis didalam nya hehe...
Always Oversleep
Udara segar saat keluar dari rumah, matahari masih malu-malu menampakan sinarnya, maklum masih pagi.. sambil menyapa beberapa orang yang kebetulan lewat depan rumah, hhmm... mau kemana dulu ya hari ini ?.. akhirnya sampe di jalan raya, mulai keliatan hiruk pikuk nya angkot yang lagi nyari penumpang. Tidak lama kemudian saya dapet angkot yang lumayan bagusan, ga terlalu penuh juga penumpangnya, dan yang pasti supirnya ganteng.. ga bau keringet pula heuheu.... iya dong, kan jadi tambah semangat duduk manis didalam nya hehe...
seiring waktu berlalu, naik turun penumpang silih berganti, sang supir mulai keheranan.. tengak tengok ke belakang, kebetulan saya duduk dipojokan angkot, "Neng turun di mana?" tanya Oom supir, "di terminal Pak!" jawab saya, walaahh jangan-jangan saya bakalan diculik sama Oom supir, saya kan cantik, baik hati dan tidak sombong hihi... pede abis..
Akhirnya tiba di terminal yang dituju.. "Neng udah sampe di terminal nih!" teriak Oom supir.. waduupp saya celingukan sambil ngucek-ngucek mata, ternyata saya sempet ketiduran di angkot, hhuuff saya buru-buru keluar dan langsung pergi, tiba-tiba Oom supir itu manggil-manggil.. "Neeeeng.. Neeeeng kok langsung pergi sih?" teriak Oom supir, walaah jangan-jangan Oom supir itu mau minta tandatangan lagi.. pikir saya, akhirnya dengan tampang kepedean saya deketin Oom supir itu "ada apa pak? " tanya saya polos, "Neng kok buru-buru pergi sih, kan belom bayar ongkos angkot nya!" ucap Oom supir dengan nada jengkel (bangeeedd)," hehe.. maaf ya Pak, saya lupa", sambil ngasiin ongkos , akhirnya saya berlalu sambil tebar pesona sama orang-orang di sekeliling yang kebetulan menyaksikan peristiwa yang sangat memilukan ini.
Setelah tengok kanan kiri, akhirnya saya menyeberang jalan yang kebetulan macet tapi bukan karena si Komo lewat, menuju pusat perbelanjaan, saat itu lumayan padat sama pengunjung yang berteduh kepanasan, hehe.. yang belanja juga ada siihh..
Akhirnya saya temukan angkot favorit saya warna merah, "Pak ke Alun-alun ?".. tanya saya sambil nutupin dahi pake tangan menghalangi sinar matahari yang ngotot pengen natap mata saya, pak supir pun meng-anggukkan kepala karena memang lagi bersin-bersin, akhirnya saya naik angkot warna merah itu sambil berusaha geser kiri geser kanan supaya bisa dapet tempat duduk yang pas sama badan yang kadang suka dihitung dua sama Oom supir.. hadeeww jahaatt nyaa..
Setibanya di Alun-alun, saya mulai celingukan nyari sesuatu yang bikin saya bener-bener ga bisa nahan, Toilet.. dimana toileett.. saya berjalan dengan elegan sambil nahan mules ga karuan.
Akhirnya saya muter-muter nyari bahan buat bikin sarung bantal dan seprei, ketemuu.. dengan hati riang dan senang saya bergegas pulang sambil terpincang-pincang sebab nahan pegel kaki berjalan ria pake haig hil tercinta hehe...
Bermenit-menit nungguin angkot yang mudah-mudahan pemumpangnya kurus-kurus ga ngabisin tempat, setelah itu angkot zigzag meluncur cepat sebab Oom supir hatinya senang mendapati kursi belakang fully passanger..
Sesampainya di Pasar Atas, Oom supir lagi-lagi bertanya "Neng turun di mana ?"
saya celingukan sambil untuk yang kedua kalinya gosok-gosok mata, "alaamakk stooopp brenti sinii Paaakk!"
Dengan dibantu tenaga dalam Oom supir itu menginjak rem, ciiiiiiittt... mobil pun berhenti tanpa ampun.
"Maaf Pak saya tadi ketiduran, rumah saya udah kelewatan jauh hehe.. " sambil malu-malu saya pun memberikan ongkos yang tinggal recehan untuk kembali jalan kaki menuju rumah tercinta.
Masya Allah.. mau hepi sehari aja pengorbanannya mesti harus seperti ini.. tapi yang pasti saya harus tetap bersyukur sebagai Angkotter sejati, menjunjung tinggi rasa berbagi (berbagi tempat dengan penumpang lain maksudnya hehe) (Yukawira)
Selasa, 11 September 2012
Ensiklopedia Hati
Bagian 1 :
Tapi ga perlu khawatir berlebihan kali ya, sebenarnya kita bisa kok melihat isi hati seseorang dari tingkah laku mungkin, bahasa tubuh yang sangat-sangat mewakili kondisi hati seseorang.. ga percaya? hhmm
Coba deh lihat sekeliling kamu, mungkin temen kamu pasti ada yang kalo di ajak ngobrol mesti matanya sebentar-sebentar melirik ke kanan, artinya dia sedang berbohong, tapi kalo matanya sering melirik ke kiri, artinya dia sedang merahasiakan sesuatu yang ga pengen diungkap atau takut terungkap.
Ada juga yang kalo berbicara dia berani natap, kalo yang ini bisa jadi saat berbicara dia ga ngerti apa sih yang dibahas,
tapi kalo natapnya ga ngedipin mata sampe selesai bicara artinya bisa jadi orang itu pikirannya bercabang alias mungkin sambil mikirin utang hehe..
ada juga tingkah lainnya, yang menjelaskan kondisi hati.. ya se engga nya ngerti dikit lah hehe,... misalkan di suatu tempat kita duduk bareng-bareng entah itu sama temen atau sama keluarga, kadang kita ga pernah atau jarang merhatiin orang yang duduk di hadapan kita, ga ada salahnya sekedar tau ada apa sih dengan orang itu ?
contoh soal nya,kalo dia duduk tumpang kaki sambil kakinya di gerak-gerakan dengan cepat, artinya dia orang yang selalu suka tantangan apalagi kalo gerak-gerakin kaki nya depan mertua hehe nantang bangeeett..
ada juga yang gerak-gerakin kaki tapi ga pake di angkat, artinya itu orang ga percaya diri banget.. ada juga yang duduknya ga bisa diem pindah sana pindah sini.. kalo yang itu mah asli orangnya lagi bisulan hehe.. piss (Yukawira)
DIBUANG SAYANG
Dibuang
ajaa. . ?
Stop
jangan selalu gampang di buang kalo udah ngeliat sampah, mesti pandai memilah
milih, sebab ternyata ga jarang orang bisa jadi kreatif Cuma sekedar
memanfaatkan sampah dapur, hhmm.. klise yaa.. tapi kenapa ga pernah nyoba..?
Yuk kita mulai nyoba kreatif, jangan Cuma bisa beli aja
tapi juga gimana cara bikin yang unik tapi ga pake biaya banyak. Ga susah kok,
yang perlu sekali di siapkan adalah mental, sebab kadang kalo orang ga sabaran
paling males kalo ngerjain tugas kaya beginian,yang kedua bahannya, kalo gada
bahan ya percuma juga modal semangat, yang ketiga ada yang bantuin ..hehe yang
ini nih perlu sekali.. kalo pas lagi kerja terus pegel-pegel kan bisa minta
tolong pijitin hehe..
Langkah awal siapin botol kosong bekas minuman
ringan, cutter, terus potong botol bagian bawahnya, siapkan sendok plastik putih potong
juga bagian leher sendok (jangan leher kamu yaa) iris sedikit-sedikit bagian botol, terus selipin sendok yang udah di potong tadi, jangan lupa siapin juga kabel listrik, eitt.. jangan kabel yang udah di pake jemuran sama tetangga yah.. susun sendok nya sampe semua permukaan botol ketutup.. criiiinngg.. jadi deh kap lampu hiasan murah meriah tapi asik di liat.
hhmm sok cepetan sekarang cari botolnya, bila perlu beli botol minuman ringan buang minumannya .. heuheu.. jangan dong.. sekarang saatnya jemput rejeki dari hal yang paling mudah, gut lak yaa.. (Yuka Wira)
Senin, 10 September 2012
KUCING DALAM KARUNG
MEMANG SEPERTI KUCING
DALAM KARUNG
Belakangan ini, hampir tiap hari tiap
malem selalu buka situs yang isi nya orang-orang nyari temen ngobrol.. ada juga
yang iseng nyari masalah hehe.. tapi yang pasti bukan nyari kucing
Iseng rame-rame klik sana klik
sisni, jawab sana jawab sini, sebentar kaya lagi koor ketawa ngakak begitu abis
ngebales obrolan sama orang yang kebetulan say hi juga… pilih kelir acak corak kalo kata pedagang
kaki lima mah. Saking banyaknya yang say hi.. ni jari sampe keram mencet-mencet
kibor sampae tanpa sadar ternyata jari tangan ini udah berubah jempol semua…
hadeeewww…. Uh payah.. abis ngetiknya Cuma bisa 4 jari dan yang ibu jari special
Cuma buat mencet spasi.. hihi.
Kembali ke situs kencan, ternyata
banyak juga peminatnya ya, padahal kalo ngeliat status ga jarang dari mereka
ada yang udah merit, ada yang masih single ada yang udah dobel ada juga yang
ganda campuran hihi.. tapi balik lagi ke niat, ga sedikit juga dari mereka yang
memang dengan wajah berseri-seri berniat nyari temen sehati, Cuma tinggal
pinter-pinter aja berkomunikasi, pinter ngeles kalo ada yang ngajak ngobrolnya
bikin taring sama tanduk keluar, pinter nge’bodor’ biar ga hambar obrolan nya,
yang pasti pinter ngeliat waktu kapan kira-kira pulsa modem abisnya, apalagi
kalo mereka yang chating nya di warnet.. hhmm bisa-bisa mesti kongkalikong juga
sama yang jaga warnet hahayy.. sampe segitu nya. Jadi serasa selebriti hehe..
meskipun orang ga tau kalo sebenarnya pas chating tadi belom sempet mandi dan
gosok gigi, yang penting narsis abis.
Ternyata dari beberapa situs
kencan yang kebetulan di rekom temen via imel, hampir kabanyakan isinya orang
iseng, bahkan ada juga yang Cuma mau nipu doang, ya nipu cinta ya nipu uang. Jadi
..sebetulnya ga ada salah nya sih nyoba ikutan.. heuheu rajin amat , ya lumayan
lah nyari banyak temen bisa ngobrol sana ngobrol sini meskipun ngobrol nya
mungkin sebagian dari mereka Cuma ngomong bohong..
Tapi ada juga sih ternyata yang
memang ngomong nya selalu nyantai tapi sebenarnya serius, nah lho.. kadang suka
mati kutu kalo udah begitu. Tapi yang paling asik ternyata semakin banyak orang
say hi ke kita, semakin banyak temen juga, semakin sering ngobrol semakin kita
bisa tau karakter setiap orang, (itu juga kalo kita sempet merhatiin hehe) tapi
yang saya tau sih begitu.. membaca karakter dari cara mereka nulis, dari gaya
bahasa yang mereka pake, dari kecepatan mereka menjawab (itu mah ngaruh nya ke
sinyal internet kali yaa hehe).
Ga jarang juga dari mereka selalu
pengen minta nomer kontak atau alamat imel, hhmm hati-hati tuh, ga semua orang
bisa di percaya, kalo udah nyangkut yang itu, balik lagi ke hatinya
masing-masing, kalo ngerasa srek, ya kasih kalo engga ya jangan, apalagi yang
mintanya tukang kredit yang udah 3 bulan telat bayar hihi..
Tapi ada satu hal yang memang
mesti di fahami, mereka yang serius atau yang engga, yang Cuma iseng atau yang
memang tadinya iseng tapi jadi beneran kecantol, apapun niatnya semua itu bukan
lagi seperti membeli kucing dalam karung tapi memang beneran beli kucing dalam
karung, tapi ya Allah mudah-mudahan aja kucing yang didalam karung punya saya, meskipun sukanya ikan asin sama sayur asem, kucingnya sholeh, manis, baik hati dan tidak sombong hehe, kecuali sepupu saya yang beneran beli kucing yang di kasih nama Misa, udah mahal oalaah ternyata kucing kampung (Yukawira)
Langganan:
Postingan (Atom)






.jpg)





.jpg)

